15 Feb 2011

FISH THING FISH

hehehehehe …
Sebenarnya kejadiannya sudah beberapa waktu yang lalu. Tapi baru sempet ditulis sekarang. Kalau yang sempat baca post sebelumnya (read 'Fish Hater’), maka post kali ini bisa dibilang kelanjutan ‘first thing’ moment yang saling terkait.

Di post sebelumnya, i had told all of you kalau saya tidak bisa makan ikan, karena satu dan lain hal. Dan saya ternyata mengalahkan ‘ketidak bisaan’ saya yang satu itu. hihihhihi. Untuk pertama kalinya … jeng jeng … i ate fish!!!! *banana dance. Berawal dari hangout bersama dGoss seperti biasa di weekend day, dan mereka memutuskan untuk makan sushi. Tidak berusaha untuk menyalahkan mereka karena (barangkali) lupa kalau saya tidak makan ikan dan sebangsanya. Well, sebenarnya ini kali ketiga saya ‘terpaksa’ menelan ikan-ikan itu T.T . Dan ketiga kalinya orang-orang disekitar saya lupa kalau saya tidak bisa memakan ikan. Kali ini saya tidak tega untuk membuyarkan bayangan sushi yang sudah melayang-melayang di pikiran teman-teman. Dan akhirnya dengan berpasrah diri saya pun mempositifkan diri sendiri dan menarik nafas dalam-dalam, berkata kalau segalanya akan baik-baik saja.

Jakarta


Jakarta ...

Ibukota Indonesia dan sekaligus kota terbesar di Indonesia, terbesar dalam artian aktifitas perekonomiannya. Tempat dimana 'gula' menumpuk disana. Gula yang menarik 2 juta lebih manusia beraktifitas mengais rejeki setiap harinya. Sebuah tempat persinggahan segelintir orang untuk bekerja. Lihat saja setiap pagi (bahkan terlalu pagi untuk disebut pagi) dan sore hari. Pola pergerakan kehidupan bergerak begitu seragam datang dan pergi.

9 Feb 2011

Dear Laptopku tersayang …

Awal tahun 2011 yang bertolak belakang. Di satu sisi bahagia karena termin pekerjaan yang turun alias isi rekening tabungan full tank,tapi di sisi lain efek lupa mensedekahkan 2,5% darinya berdampak pada 'hilangnya' beberapa digit di saldo rekening tabungan.

Semua berawal karena si laptop yang cari gara-gara pake ngambek si layar. Tapi memang tidak sepenuhnya salah si laptop melainkan si pengguna yang me-romusha laptop bekerja 24/7. Laptop menunjukkan kengambekannya pada suatu ketika dengan sebuah 'kedipan' alias blink yang muncul ditengah-tengah pekerjaan. Awal kemunculannya tidak berlangsung lama. Cuma sekali kedip. Dg asumsi barangkali si laptop minta diistirahatkan, maka untuk sehari itu laptop pun berkondisi off. Berharap esok hari akan baik-baik saja.

Dan memang benar. Besoknya semua berjalan dengan lancar dan tidak ada kendala. Tidak ada kedipan.

Tapi.... Kejadian 'kedipan' itu jadi sering muncul dalam waktu beberapa hari kemudian. Yang awalnya sehari sekali bisa beberapa kali kedipan/blink meski dalam sekali 'kedip' intensitas kedipan tidak terlalu banyak. Kalau  bahasa kerennya ‘flicker’. Karena intensitas yang semakin sering itu, bahkan sempat ‘black out’ sekali, masuklah si laptop tersayang ke tempat servis. Dan tidak hanya 1 tempat servis yang didatangi, melainkan 3 tempat servis, 2 orang teman yang memang paham urusan beginian untuk berkonsultasi, plussss … beberapa akses IT kantor teman-teman. Dan hasilnya, rata-rata jawaban mereka memang sama atau mirip. Ke-error-an laptop ada di kabel penghubung ke monitor (lupa namanya apa).

5 Feb 2011

No title (Meracau)

Saturday Night Fever....

Stand alone at here...

Missing you...

Watch the moon and...it's empty without you by my side

Are you remembering me out there, Love?
Can you see me, heart?
Could you stand on your own without me, dear?
It is irritating knowing you out of my reach...

Are you feel the same way?
It's fevering me tonight...
Hoping could see you in a moment...
Wish there's a milky way for me to fly into your arms...
Surrounded by stars and make a route for me to run to you...
Powered by Telkomsel BlackBerry®

3 Feb 2011

KALAEDOSKI : Fr(y)day

Accidently ... Atau lebih tepatnya memang sudah kehendak-Nya buat ketemu temen hari ini. Today is friday. Beberapa kejadian yg membuat gw harus ngerepotin si teman buat minta tolong install ulang OS laptop. LoL. Thank's God dasarnya si teman baik hati, he even came to my house to pick up my notebook. Kudunya gw yah yang anter ke tempat dia?? Sebuah obrolan awal muncul sesaat setelah si teman kelar sholat maghrib. Obrolan yang ternyata bakal jadi peringatan Tuhan ke gw. Itupun gw baru sadar dengan apa yg gw lakukan selama ini.

Terkejut ketika si teman datang ke rumah dengan sepatu fantovel, kaos kaki, dan celana kain. FYI, kami orang teknik terkenal dengan gaya slengekan, santai, tapi serius. LoL. Lebih kaget lagi pas si teman melepas jaketnya dan ada kemeja rapi dibaliknya yang lembab sedikit karena gerimis. Honestly, suka syirik atau 'tersinggung' tiap lihat orang punya penampilan begitu (read : ala orang kantoran). Dengan ngototnya, gw bertanya mati-matian si teman bekerja dimana padahal si teman tidak kalah mati-matiannya menghindar untuk menjawab. Dan sebuah jawaban singkat akhirnya muncul ....

"Habis interview kok .... Hehehe" jawab si teman.

Jujur saja,untuk ukuran si teman dengan background keluarga berkecukupan agak aneh ketika melihat dia harus kesana kemari jadi 'si doel' (untuk seterusnya para pencari kerja gw sebut si doel yah lol). Harusnya sih bisa saja dia menjadi salah satu para si doel lain yg dg mudah bekerja karena koneksi atau faktor X yg lain. Yahhh bukan rahasia umum lagi kalau memang yang 'begitu' itu ada. Tanpa rasa canggung si teman bercerita beberapa pengalaman interviewnya. Same old same old. Saya juga bercerita tentang pengalaman interview, loncat sana loncat sini. Pembicaraan jadi bertopik pengalaman kami berdua sebagai si doel. Kira-kira kalau mau dirangkum begini cerita si doel saya ...